Sabtu, 14 Oktober 2017

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Msyarakat

PENGARUH  DRAMA KOREA/MUSIK KOREA TERHADAP REMAJA

BAB I
1.1  Latar Belakang
              Budaya dari Negara Korea sudah tersebar dan disukai di kalangan para remaja. Ratusan judul drama, musik pop, serial, film, game, hingga boyband yang berbau korea diputar dan dipertontonkan di layar televisi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal ini pun disukai banyak para remaja terutama remaja Indonesia.
            Korea, sekaligus budaya di dalamnya, memiliki daya tarik yang luar biasa dan mengakibatkan jumlah penggemarnya naik dari tahun ke tahun. Para remaja tertarik pada budaya Korea karena keunikan dibidang kuliner maupun Entertainment. Kini Penggemar Korea pun sudah menyebar kemana-mana, terutama Indonesia. Di awali dengan film “Boy Before Flower” pada tanggal 5 Januari tahun 2009 dan berakhir pada tanggal 31 Maret 2009.
            Tidak hanya drama saja yang mulai mempengaruhi remaja Indonesia, tetapi Boyband Dan Girlband pun mulai digemari oleh kalangan remaja terutama Indonesia. Bukan hanya remaja yang menyukainya, bahkan anak kecil maupun orang dewasa menyukai nya. Alsan kalangan remaja maupun kalangan dewasa menyukai Boyband dan Girlband Korea karena ketampanan ataupun kecantikan yang dimiliki oleh Boyband ataupun Girlband tersebut, hal kedua yang mereka sukai adalah lagu dan aksi dance yang dibawakan oleh Boyband dan Girlband itu sendiri. Gaya yang dipakai oleh Boyband dan Girlband Korea pun di ikuti oleh kalangan remaja saat ini dan menganggap bahwa style tersebut adalah trend masa kini.
            Indonesia tidak luput dari pengaruh Korean Wave. Kegilaan fandom ini boleh dikatakan tidak jauh berbeda dibandingkan kota besar lainnya di Indonesia. Di sepanjang jalan dengan mudah kita temui pengaruh Korean Wave. Bukan hanya sepanjang jalan, tetapi di rumah makan, ataupun di sebuah pusat perbelanjaan. Sudah banyak yang mengikuti fashion Korea untuk kesehariannya, seperti saat seseorang ingin pergi berbelanja disebuah Mall. Bukan hanya segi fashion yang di anggap sebagai trend, bahkan alat make-up, elektronik, Maupun gadget buatan korea pun menjadi incaran.
            Pecinta Korea yang menganggap dirinya sebagai pecinta sejati akan mengajak teman-temannya untuk membuntuk sebuah fandom Korea atau biasa disebut dengan Fans, misalnya: E.L.F, EXO-L, Sone.



BAB II
2.1  Gaya Hidup
Setiap remaja memiliki gaya hidupnya masing masing, terutama bagi mereka yang memiliki prinsip untuk mengikuti fashion sang idola. Gaya hidup di anggap sebagai tata cara hidup yang mencerminkan nilai dan sikap diri seseorang. Gaya hidup merupakan adaptasi aktif individu terhadap kondisi sosial dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk menyatu dan bersosialisasi dengan orang lain.  Unsur-Unsur yang membenuk gaya hidup meliputi cara berpakaian, cara kerja, cara mengkonsumsi makanan, dan bagaimana cara individu mengisi kesehariannya. Gaya hidup tidak lepas dari konsumerimse. Dengan menjalankan gaya hidup, berarti kita telah mengkonsumsi produk yang menjadi pusat gaya hidup para remaja.
Penggemar budaya K-POP pun dapat dilihat sebagai sub-kultur. Mereka memiliki serangkaian nilai yang sama, hanya saja yang berbeda mungkin dominannya saja. Penggemar budaya K-POP juga memiliki gayanya tersendiri, seperti cara berbicara yang khas dicampur dengan bahasa Indonesia dan Korea. Beberapa kalangan remaja juga mengikuti trend fashion yang digunakan oleh idolanya, dan juga pemilihan kosmetik pun juga mengikuti trend idolanya masing masing.
Industry K-POP tidak akan seperti sekarang jika bukan karena adanya penggemar. Dengan waktu yang singkat sang idol akan mendapatkan ratusan penggemar, ribuan, bahkan jutaan.

2.2  Munculnya Pengaruh Budaya
   2.2.1 Drama korea
            Drama korea merupakan sebuah acara yang ditayankan disalah satu stasiun televise untuk di tayangkan dan ditonton oleh penonton. Salah satu perusaahan TV di korea rela mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi drama.
            Drama korea beserta musik merupakan produk utama yang di nikmati. Bukan hanya di dalam Negeri, namun di berbagai Negara seperti Indonesia.
            Drama Korea sangat popular di Indonesia sejak tahun 2002 – 2005. Drama drama tersebut antara lain: Glass Shoes, Endless Love, Sorry I Love You. Bukan hanya Drama romantis saja, tetapi ada juga drama komedi yang sangat popular, seperti Fall House, Sassy Girl. Pada tahun 2008 – 2009 Drama Korea dikagetkan oleh Boys Before Flower yang tingkat perhatian dan ratingnya naik dengan cepat terlebih mendapatkan perhatian dari beberapa kalangan remaja di Indonesia.
            Drama Korea banyak menampilkan kisah-kisah berlatar belakang sejarah dan kebudayaan khas Korea. Dari kisah kisah tersebut kita dapat belajar bahwa meskipun Korea Negara modern, mereka tetap berpegang teguh pada adat timur.
   2.2.2 Musik (K-POP)
            K-POP alias Boyband ataupun Girlband asal Korea sangat disukai oleh remaja mulai dari personality, Fisik, Lagu, dan Dance, K-POP yang booming pertamakali adalah Shinee, Teen Top, BigBang, 2PM, 2AM, Super Junior, Girls Generation (SNSD), Wonder Girls, dan masih banyak lagi.
   2.2.3 Model Fashion Korea
            Fashion asal Korea sangat bervariasi. Model – model yang sangat trend dan di minati banyak orang telah berhasil memasuki pasaran penjualan pakaian di Indonesia. Pakaian ini pun sangat diminati di kalangan remaja. Dan biasanya pakaian yang diminati oleh kalangan remaja adalah long dress.

2.3  Kegemaran Remaja
            Semua kalangan anak remaja pasti memiliki kegemaran, sosok pantan dan mungkin mengidolakan seseorang. Kegemaran pada sang idola biasanya disebut dengan fans. Fans di ambil dari kata fanatisme yakni sebuah keadaan dimana seseorang atau sebuah kelompok menganut satu idola Boyband atau Girlband dengan cara yang berlebihan  sehingga berdampak negative bahkan dapat menimbulkan konflik yang serius. Mereka tidak segan – segan untuk mencari infomrmasi sebanyak-banyaknya tenang sang idola.
            Remaja di Indonesia sudah dirasuki oleh beberapa budaya Korea seperti Boyband dan Girlband. Kalangan remaja yang dirasuki kebanyakan dari kalangan gadis – gadis belia. Mereka yangs angat menggemari sang idola nya tidak segan – segan untuk mencari informasi, mengunduh lagu dan video yang dimili oleh sang idola. Biasanya file yang mereka unduh berukuran 1GB bahkan lebih. Bukan hanya perempuan saja yang sudah dipengaruhi oleh budaya Korea. Laki – laki pun sudah terpengaruh dengan adanya Girlband, seperti SNSD. Mereka tidak segan – segan langsung memesan CD original secara online.
            Tidak hanya mengikuti perkembangan sang idola, mereka tidak malu berkata kasar jika sang idola di cemooh oleh orang lain yang hanya sekedar tau tentang sedikit informasi dari sang idola.
            Fans tidak dapat dipisahkan dari seorang Entertainer. Namun apakah harus bertikdan berlebihan? Tidak. Seseorang tidak dapat memaksakan kehendaknya kepada orang lain secara sepihak.


BAB III
3.1 Pembahasan
            Budaya korea sangat bervarisi dan luas, ada beberapa alsan mereka menyukai budaya Korea:
Penggemar yang menyukai drama Korea. Biasanya mereka akan mengikuti gaya bicara pada sang idola yang dilakukan di drama tersebut
Penggemar yang menyukai Musik Korea. Biasanya mereka akan menghafal beberapa lirik lagu dari sang idolanya
Penggemar yang menyukai fashion Korea. Biasanya mereka akan membeli seluruh atribut yang digunakan sang idola. Contohnya make up yang di pakai oleh member SNSD, atau baju yang digunakan oleh Chanyeol. 
Fans yang mengikuti sang idola  dapat dikategorikan sebagai paling banyak peminatnya dan mendominasi dibandingkan budaya Korea lainnya seperti kartun dan buku – buku terjemahan Korea. Sebagai penikmat budaya Korea, respon yang di terima oleh sang idola pun bersifat positif. Mereka tidak hanya menikmati satu jenis K-POP saja, mereka juga menyukai drama, Entertain dan lain sebagainya. Dengan kata lain, biarpun mereka adalah anggota dari sebuah fandom, mereka hanyalah individu yang berbeda namun memiliki kesukaan yang sama dan menyikapi budaya K-POP secarapositif.


BAB IV
4.1 Kesimpulan dan Saran
            1. Kesimpulan
                        1. Kasus penyebaran budaya Korea di Indonesia sudah terjadi dalam hal selera dimana pemilih tayangan hiburan lebih dominan pada Korea, sehingga selera Indonesia berpusat kepada Korea. Bukan hanya K-POP dan drama saja yang menjadi pusak kalangan remaja. Fashion yang dikenakan oleh sang idola pun juga berpusat kepada kalangan remaja yang sangat menggemari sang idola secara fanatik.
                        2. pengaruh sosial keluarga dan lingkuna juga cukup kuat pada diri sendiri. Mempengaruhi tingkat dominasi budaya K-POP dikalangan para remaja. Dalam pemebntukan sebuah fandom nareasumber merasakan identiitas Korea mereka sebagai suatu yang ekskulsif, sebagai seseorang yang sangat Korea dan tidak memperdulikan orang lain. Apabila ia menemukan orang disekitar dan tidak menyukai Korea, maka ia akan meninggalkannya. Ini menunjukan bahwa pengaruh budaya K-POP yang disebar melalui beberapa media bahwa media disini bukan factor penentu utama dalam menentukan sikap khalayak media yang aktif.

            2. Saran
                        1. Sebagai penggemar seharusnya kita sadar bahwa pengaruh budaya asing semakin lama semakin berkembang. Tidak semua yang ditawarkan media itu bersifat positif. Perlu adanya pertimbangan terhadap setiap program yang kita saksikan melewati media televisi. Kenapa tidak kita besarkan budaya kita sendiri yaitu Indonesia.
                        2. dengan adanya satu kebijakan upaya dari pemerintah untuk menamba anggaran di bidang pendidikan kebudayaan agar generasi – generasi bisa bangga terhadap budaya Indonesia. Banyak sekali generasi muda yang mengabaikan budaya Indoneisa. Hal ini menyebabkan kekurangan informasi budaya Indonesia terhadap generasi – generasi muda.